BERITA

Menyelami Keajaiban Elektabilitas Prabowo-Gibran: Tujuh Pilar Pendorong yang Membuat Mereka Kilau di Pemilihan Presiden 2024

44
×

Menyelami Keajaiban Elektabilitas Prabowo-Gibran: Tujuh Pilar Pendorong yang Membuat Mereka Kilau di Pemilihan Presiden 2024

Sebarkan artikel ini
Ini Tujuh Faktor Pendukung Elektabilitas Prabowo-Gibran Meroket Jelang Debat Pilpres 2024
Ini Tujuh Faktor Pendukung Elektabilitas Prabowo-Gibran Meroket Jelang Debat Pilpres 2024

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Menjelang Pemilihan Presiden 2024, pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, mengalami peningkatan signifikan dalam elektabilitas mereka.

Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh lembaga Populi Center, elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 46,7 persen, melampaui pesaing-pesaingnya, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Hasil survei yang dilansir oleh Suara.com, afiliasi Lampngpro.co, menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo-Gibran mengalami lonjakan yang cukup mencolok dari 35,1 persen pada bulan November 2023.

Peningkatan sebesar 11,6 persen ini menjadi sorotan utama menjelang debat Pilpres 2024 yang akan digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Rinciannya Sebagai Berikut:

  1. Elektabilitas Masing-Masing Personal Meningkat
    Elektabilitas Prabowo dan Gibran masing-masing mengalami peningkatan. Prabowo yang sebelumnya berada pada 35,1 persen kini mencapai 40,7 persen, sementara elektabilitas Gibran naik pesat dari 25,9 persen menjadi 31,8 persen.
  2. Dukungan di Sumatera Bertambah
    Pasangan ini mendapat tambahan dukungan di Pulau Sumatera, dengan elektabilitas mereka melonjak dari 39,6 persen pada November menjadi 50,8 persen pada Desember.
  3. Asupan Tambahan di Jawa
    Peningkatan elektabilitas juga terjadi di Pulau Jawa. Dukungan di Jawa Barat naik dari 43,3 persen menjadi 51 persen, sementara di Jawa Tengah/Timur, mereka memperoleh 44,3 persen dari 39,1 persen.
  4. Dukungan dari Milenial
    Kalangan milenial memberikan dukungan tambahan signifikan, meningkat dari 54,7 persen menjadi 56,5 persen. Sementara itu, dukungan dari kelompok usia di atas 35 tahun juga mengalami kenaikan.
  5. Dukungan Berdasarkan Agama
    Terjadi peningkatan dukungan dari pemilih beragama Islam, sementara dukungan dari pemilih Katolik mengalami penurunan. Dukungan dari pemilih Hindu, Budha, dan Konghucu juga mengalami peningkatan.
  6. Dukungan dari Pemilih NU dan Muhammadiyah
    Prabowo mendapat tambahan dukungan dari pemilih NU, meskipun dengan penambahan yang lebih moderat. Sementara itu, dukungan dari pemilih Muhammadiyah mengalami penurunan.
  7. Guyuran Dukungan dari Pemilih Jokowi
    Dukungan dari pemilih yang sebelumnya mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin pada 2019 meningkat signifikan, mencapai 55,9 persen dari sebelumnya 38,6 persen. Bahkan, pemilih yang belum memiliki hak pilih pada tahun 2019 juga memberikan dukungan lebih besar.

Survei Populi Center dilaksanakan mulai 28 November hingga 5 Desember 2023, melibatkan 1.200 responden dengan metode wawancara tatap muka menggunakan aplikasi Populi Center.

Tingkat kepercayaan survei ini mencapai 95 persen, dengan toleransi kesalahan sekitar 2,83 persen.

Melalui sejumlah faktor pendukung, elektabilitas Prabowo-Gibran mampu meroket, menetapkan posisinya sebagai kontestan kuat dalam Pemilihan Presiden 2024.