BERITA

Menjelang Nataru, Perhatikan 65 Titik Rawan Kecelakaan di Jalanan Lampung

34
×

Menjelang Nataru, Perhatikan 65 Titik Rawan Kecelakaan di Jalanan Lampung

Sebarkan artikel ini
Libur Nataru, Waspadai 65 Jalan Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Lampung ini
Libur Nataru, Waspadai 65 Jalan Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Lampung ini

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Dekatnya libur Natal dan Tahun Baru atau yang sering disebut Nataru, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung mengingatkan masyarakat akan adanya 65 titik rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah Lampung.

Kepala Ditlantas Polda Lampung, Kombes Medyanta, mengungkapkan bahwa antisipasi dari semua pihak menjadi kunci utama dalam mengatasi potensi kecelakaan tersebut.

Titik-titik rawan kecelakaan ini sebagian besar tersebar di jalur arteri, terutama di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

Medyanta menjelaskan, “Kami sudah fokuskan pemetaan langkah antisipatif di jalur-jalur arteri, tapi ini lebih dari pada di luar jalan tol. Sedangkan untuk di jalan tol sendiri relatif aman.”

Bandar Lampung dan Tulang Bawang menjadi dua daerah dengan tingkat rawan tertinggi, dengan masing-masing enam lokasi rawan kecelakaan.

Diikuti oleh Pesawaran, Lampung Tengah, dan Lampung Barat, yang masing-masing memiliki lima lokasi rawan kecelakaan.

Metro dan Way Kanan masing-masing mencatat empat lokasi rawan kecelakaan, sementara Mesuji, Tulangbawang Barat, Lampung Utara, Tanggamus, dan Lampung Timur masing-masing memiliki tiga lokasi rawan kecelakaan. Pringsewu menjadi daerah dengan dua lokasi titik rawan kecelakaan.

Medyanta menyoroti beberapa titik yang sering kali menjadi pusat kecelakaan, seperti Tanjakan Tarahan di Lampung Selatan, dan beberapa lokasi di Tulang Bawang dan Mesuji.

Untuk mengurangi jumlah korban kecelakaan, Polda Lampung telah melakukan upaya pencegahan dengan memasang sejumlah papan himbauan dan langkah-langkah lainnya.

Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima.

Semua langkah ini diambil guna menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman selama periode libur Nataru.

Dengan kerjasama dan kesadaran bersama, diharapkan dapat terhindar dari potensi kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.