BERITANASIONAL

Menjelajahi Persilangan Kesehatan dan Pariwisata: Merangkul IMC di Bali dalam Diskusi Kolaboratif Universitas Malahayati

182
×

Menjelajahi Persilangan Kesehatan dan Pariwisata: Merangkul IMC di Bali dalam Diskusi Kolaboratif Universitas Malahayati

Sebarkan artikel ini
Menjelajahi Persilangan Kesehatan dan Pariwisata Merangkul IMC di Bali dalam Diskusi Kolaboratif Universitas Malahayati
Menjelajahi Persilangan Kesehatan dan Pariwisata Merangkul IMC di Bali dalam Diskusi Kolaboratif Universitas Malahayati

Media90 – Panitia International Medical Conference (IMC) Bali 2023 baru-baru ini menggelar diskusi tentang kolaborasi antara wisata kesehatan dan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati.

Acara tersebut dilaksanakan di Gedung MCC, yang terletak di kampus universitas di Bandar Lampung, pada hari Kamis (22 Juni 2023).

Mewakili panitia IMC 2023, Jean menyatakan bahwa acara tersebut bertujuan untuk mempromosikan kolaborasi dalam wisata kesehatan menyambut International Medical Conference 2023 yang akan diadakan di Bali pada tanggal 10-13 November 2023.

“Sebelum ini, kami juga telah mengadakan acara serupa di Jakarta dan Bali. Kami melakukan roadshow di Bali dari tanggal 5 hingga 15 Juni 2023, dan sekarang kami melanjutkan kegiatan di Lampung dan Batam,” kata Jean.

Inisiatif ini akan dilaksanakan di hampir semua kota besar di Indonesia karena sifatnya yang internasional. Sebagai hasilnya, kegiatan promosi serupa juga akan dilakukan di Singapura, Australia, dan Amerika Serikat.

“Bali adalah lokasi yang ideal untuk menjadi pusat wisata kesehatan di Indonesia, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur,” tambah Jean.

Acara ini akan melibatkan peserta dari berbagai sektor dan pemangku kepentingan, termasuk di bidang wisata kesehatan.

Tidak hanya dokter, tetapi juga dosen, mahasiswa, perusahaan farmasi, Kementerian Pariwisata, dan agensi perjalanan yang fokus pada pengembangan wisata kesehatan di Indonesia akan menjadi bagian dari acara ini.

Selama konferensi, Dr. dr. Dollar, Sp.KKLP., SH., MH., MM., FIHFAA akan menyampaikan presentasi dengan judul “Mengulik Manfaat Kesehatan dari Virgin Coconut Oil,” sedangkan drg. Nurdjamil Sayuti, MARS, FIHFAA akan berbicara tentang topik “Praktik Kedokteran Gigi Profesional dengan Etika, Hukum, dan Disiplin Profesi.”

Acara ini akan dipandu oleh Dr. Chyntia Giska Aryunisari, M. Ked(DV)., Sp.DV, dan akan dibuka oleh Muhammad, S.Kom, M.M., Wakil Rektor 1 Universitas Malahayati.

Menurut informasi dari laman resmi Kementerian Perdagangan, KEK Kesehatan Sanur adalah area terpadu yang dilengkapi dengan rumah sakit umum dan khusus, hotel dan resor, area komersial, serta fasilitas pendukung lainnya.

Tujuan dari proyek KEK Kesehatan Sanur termasuk menyediakan fasilitas kesehatan kelas dunia yang diharapkan dapat beroperasi penuh pada tahun 2029.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *