BERITA

Menggebrak Tahun 2023: Itera Pionirkan Revolusi Mie Singkong di Labuhan Maringgai Lampung Timur

225
×

Menggebrak Tahun 2023: Itera Pionirkan Revolusi Mie Singkong di Labuhan Maringgai Lampung Timur

Sebarkan artikel ini
Tahun 2023, Itera Hasilkan Inovasi Mie Singkong di Labuhan Maringgai Lampung Timur
Tahun 2023, Itera Hasilkan Inovasi Mie Singkong di Labuhan Maringgai Lampung Timur

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pada tahun 2023, Institut Teknologi Sumatera (Itera) telah menjalankan serangkaian inovasi dan riset yang bertujuan untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Lampung.

Dari ketahanan pangan hingga sektor pertanian, Itera telah berhasil menghasilkan berbagai inovasi, termasuk mie berbasis singkong, tempe dari daun singkong, serta pengembangan produk dari buah nangka.

Rektor Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha, mengungkapkan bahwa upaya tersebut melibatkan pelatihan kepada sejumlah warga di Labuhan Maringgai, Lampung Timur.

Bahkan, kepala desa setempat sangat antusias dan bersedia untuk mendukung transformasi tersebut dengan mencanangkan desanya sebagai Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Inovasi mie singkong telah melibatkan pelatihan bagi warga di Labuhan Maringgai. Kepala desa pun semangat untuk menjadikan desanya sebagai BUMDes,” ungkap I Nyoman Pugeg Aryantha pada Jumat (22/12/2023).

Baca Juga:  Mahasiswa Unila Berinovasi: Keripik Pelepah Pisang, Hasil Kreativitas KKN di Way Serdang Mesuji

Ia menjelaskan bahwa mie berbahan singkong ini memiliki keunggulan signifikan, mengurangi penggunaan tepung hingga 70 persen.

Proses pembuatannya relatif mudah dan hanya membutuhkan waktu fermentasi sekitar satu hari. Hasilnya, mie singkong ini memiliki tekstur yang lebih lembut dan rasa yang unik.

“Lampung dikenal sebagai salah satu produsen singkong terbesar di Indonesia, namun belum sepenuhnya menggali potensi hilirisasi produk. Inovasi mie singkong ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan mengangkat martabat petani singkong di daerah tersebut,” tambahnya.

Selain fokus pada mie singkong, Itera juga berencana meluncurkan produk green protein, yaitu tempe dari daun singkong, nangka, dan nangka cempedak.

Produk ini dihadirkan sebagai alternatif tempe kedelai yang selama ini masih bergantung pada impor kedelai.

Baca Juga:  Tragedi di Sungai Way Bungur Lampung Timur: Bocah 11 Tahun Dilanda Takdir Tragis saat Bermain, Ditemukan Meninggal dalam Keadaan Hanyut

Dengan langkah-langkah inovatif ini, Itera tidak hanya menginspirasi transformasi dalam konsumsi pangan lokal, tetapi juga membuka peluang baru bagi petani dan produsen pangan di Lampung.

Mewujudkan misi untuk memajukan sektor pertanian dan memberdayakan masyarakat lokal, Itera semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *