BERITA

Kendaraan Terjebak di Pelabuhan Bakauheni karena Cuaca Buruk

37
×

Kendaraan Terjebak di Pelabuhan Bakauheni karena Cuaca Buruk

Sebarkan artikel ini
Cuaca Buruk di Pelabuhan Merak, Kendaraan Tertahan Enam Jam di Pelabuhan Bakauheni
Cuaca Buruk di Pelabuhan Merak, Kendaraan Tertahan Enam Jam di Pelabuhan Bakauheni

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menjadi saksi kepadatan lalu lintas yang luar biasa pada Jumat (15/3/2024).

Kendaraan truk barang dan mobil pribadi memadati pelabuhan tersebut, menyebabkan kemacetan yang cukup signifikan. Situasi ini dipicu oleh cuaca buruk yang melanda Pelabuhan Merak, Banten.

Dari pantauan langsung di lokasi, terlihat sejumlah kendaraan baik mobil pribadi maupun truk barang terjebak dan menumpuk di area parkir Pelabuhan Bakauheni.

Rudi Sunarko, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, menjelaskan bahwa penumpukan kendaraan ini disebabkan oleh kesulitan sandar kapal di Pelabuhan Merak akibat cuaca buruk.

“Cuaca buruk di Pelabuhan Merak, Banten, membuat kapal kesulitan untuk bersandar,” ungkap Rudi Sunarko.

Pihak manajemen telah mengambil langkah-langkah koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pelabuhan di Merak dan pihak-pihak terkait lainnya, untuk mengurai kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni.

“Kami terus berkoordinasi dengan pelabuhan di Merak dan stakeholder terkait lainnya untuk menangani situasi ini,” tambahnya.

ASDP, selaku operator pelabuhan, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa dan masyarakat sekitar atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat situasi tersebut.

Keselamatan penumpang, awak kapal, dan kelancaran operasional pelabuhan tetap menjadi prioritas utama.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk, terutama di lintasan sibuk Bakauheni-Merak.

Salah satu pengendara, Boby, yang berasal dari Palembang, mengungkapkan pengalamannya saat tertahan di pelabuhan.

“Kami dari Palembang ingin menuju Subang membawa beras. Sudah enam jam lebih kami terjebak di sini,” ujar Boby.

Kondisi ini menegaskan perlunya koordinasi yang lebih baik antarinstansi terkait serta kewaspadaan dari masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran.

Semoga langkah-langkah yang diambil dapat segera mengurai kepadatan dan memastikan kelancaran pelayanan di Pelabuhan Bakauheni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *