BERITA

Kehebohan: Aksi Seni Viral Tanggamus – ATM Bobol, Uang Habib Muhammad Aljufri Capai Rp20 Juta! Pelaku Masih Diburu di Depok

53
×

Kehebohan: Aksi Seni Viral Tanggamus – ATM Bobol, Uang Habib Muhammad Aljufri Capai Rp20 Juta! Pelaku Masih Diburu di Depok

Sebarkan artikel ini
Viral ART Asal Tanggamus Bobol ATM Habib Muhammad Aljufri hingga Rp20 Juta di Depok, Pelaku Buron
Viral ART Asal Tanggamus Bobol ATM Habib Muhammad Aljufri hingga Rp20 Juta di Depok, Pelaku Buron

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Sebuah video viral menunjukkan aksi seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Yunita Sari, asal Kabupaten Tanggamus, yang berhasil membobol ATM milik Habib Muhammad Aljufri.

Video tersebut diunggah langsung oleh sang Habib melalui akun Instagramnya @myou_aljufri.

Dalam rekaman video tersebut, Yunita Sari terlihat duduk sambil menutupi wajahnya, dihadapan uang dalam pecahan Rp50 ribu dan dua kartu ATM.

Habib Muhammad Aljufri menjelaskan bahwa Yunita bekerja sebagai ART di rumahnya di Depok, Jawa Barat, dan saat itu ia pamit keluar rumah, namun ternyata mengambil uang dari ATM milik majikannya.

“Ini pembantu saya namanya Yunita. Dia barusan keluar, ada ngambil uang cash di kantongnya ada ATM saya, ATM mama saya,” ungkap Habib dalam video tersebut. Menurutnya, Yunita berhasil mengambil total Rp11 juta dari dua ATM miliknya.

Habib Muhammad Aljufri awalnya berencana membawa Yunita Sari ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Namun, sebelum dapat diambil tindakan hukum, Yunita berhasil kabur. Habib pun meminta bantuan netizen yang mengetahui keberadaan Yunita untuk melaporkannya.

Kejadian ini terbongkar saat Yunita pamit hendak ke Alfamart. Beberapa saat kemudian, muncul notifikasi (SMS) penarikan uang tunai dari Bank BSI.

“Pulang dari Alfa, kok kantongnya tebel. Pas diperiksa, ternyata Yunita mengantongi uang jutaan rupiah,” ujar Habib Aljufri.

Yunita berhasil mengambil kas sebesar Rp7 juta dari Bank BSI dan Rp1 juta dari BCA. Total diperkirakan mencapai Rp20 juta yang digunakan pelaku.

Habib sendiri tidak mengetahui bagaimana Yunita Sari bisa mengetahui pin ATM miliknya, namun menduga bahwa Yunita mungkin mendengar percakapannya dengan Sang Ibu yang menyebutkan pin ATM.

Kesalahan Habib juga terletak pada penggunaan pin yang sama untuk keempat kartu ATM-nya.