BERITA

Keharmonisan Tetap Terjaga Meski Beda Waktu Lebaran, Ungkap Bupati Lampung Utara

78
×

Keharmonisan Tetap Terjaga Meski Beda Waktu Lebaran, Ungkap Bupati Lampung Utara

Sebarkan artikel ini
Keharmonisan Tetap Terjaga Meski Beda Waktu Lebaran, Ungkap Bupati Lampung Utara
Keharmonisan Tetap Terjaga Meski Beda Waktu Lebaran, Ungkap Bupati Lampung Utara

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Bupati Lampung Utara, H. Budi Utomo S.E, MM, bersama Forkopimda Lampung Utara melaksanakan Sholat Idul Adha 1444 H/2023 M di halaman Pemda Lampung Utara pada Kamis (29/6/2023) kemarin.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkemuka, termasuk Dandim 0412 Lampung Utara Letkol Inf Heri Eko Prabowo, Ketua DPRD Lampung Utara Wansori SH, Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail, SH, S.I. K, M.I.K, Kakimal Lampung Letkol Mar Herman Sobli, A.md, Sekda Lampung Utara Drs. Lekok. MM, Plh. Kemenag Lampung Utara H. Inang Sukarman M.pdi, para Staf Ahli Bupati Lampura, para Asisten Pemkab Lampura, para Kepala Dinas/Badan/Bagian Pemkab Lampura, serta masyarakat Lampung Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo menyoroti perbedaan waktu pelaksanaan Idul Adha 1444.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi telah menetapkan hari raya kurban ini jatuh pada hari Rabu tanggal 28 Juni 2023.

“Perbedaan sholat Idul Adha ini tentu sudah bukan suatu hal yang perlu diperdebatkan lagi karena ditahun-tahun lalu juga telah sering terjadi yang demikian dan hal ini tidak pernah menjadi pengganggu harmoni dalam kehidupan di masyarakat,” ujar Budi Utomo.

Bupati menambahkan bahwa perbedaan penentuan tanggal awal bulan juga pernah terjadi dalam sejarah Islam, seperti pada zaman khalifah Muawiyah di mana terjadi perbedaan antara Madinah dan Syam dalam menentukan awal bulan.

Di Madinah, awal bulan jatuh pada hari Sabtu, sedangkan di Syam jatuh pada hari Jumat. Hal ini disebabkan oleh perbedaan posisi bulan di setiap wilayah.

“Jika antara Madinah dan Syam yang hanya berjarak 1.120 KM saja bisa terjadi perbedaan, apalagi antara Negara Indonesia dan Arab Saudi yang jaraknya lebih kurang 7900 KM,” terang Budi Utomo.

Bupati juga memberikan pesan kepada masyarakat Lampung Utara untuk tidak mempertentangkan perbedaan tersebut, melainkan menjadikannya sebagai kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman.

“Kita harus menerima perbedaan dengan rahmat dan persaudaraan, dengan sikap bijak yang penuh toleransi, saling menghargai dan menghormati,” ucapnya.

Selain itu, Bupati juga meminta maaf kepada masyarakat Lampung Utara atas kesalahan yang mungkin terjadi.

Ia mengajak semua untuk menjadikan momentum Idul Adha ini sebagai semangat berkurban dalam mendukung pembangunan dan pemulihan ekonomi nasional maupun daerah di Kabupaten Lampung Utara.

Setelah Sholat Idul Adha, Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo S.E, MM melanjutkan dengan ramah tamah serta penyerahan Hewan Qurban berupa satu ekor sapi kepada Plh. Kemenag Lampung Utara H. Inang Sukarman m.pdi di Halaman Masjid An-Nur Pemkab Lampung Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *