BERITA

Keberangkatan Jamaah Calon Haji Lampung Selesai: 7.276 Berangkat, 25 Tidak Bisa, Ini Penyebabnya

89
×

Keberangkatan Jamaah Calon Haji Lampung Selesai: 7.276 Berangkat, 25 Tidak Bisa, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Pemberangkan Jamaah Calon Haji Lampung Berakhir, 7.276 Berangkat, 25 Gagal, ini Masalahnya
Pemberangkan Jamaah Calon Haji Lampung Berakhir, 7.276 Berangkat, 25 Gagal, ini Masalahnya

Media90 – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Lampung mengonfirmasi bahwa ada 25 calon haji (calhaj) yang batal berangkat pada pelaksanaan musim haji 2024.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Lampung, Puji Raharjo, menyampaikan informasi ini saat berada di Asrama Haji di Bandar Lampung pada Sabtu, 8 Juni 2024.

“Ya, hari ini kelompok terbang terakhir Lampung berangkat ke Tanah Suci. Dari data kami, total 25 calhaj batal berangkat,” ujarnya.

Dari 25 orang yang batal berangkat, delapan di antaranya meninggal dunia, sementara sisanya batal karena pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan serta kondisi kesehatan.

“Delapan orang yang meninggal dunia tersebut, tiga orang wafat sebelum masuk ke asrama haji dan lima orang sebelum masuk ke asrama haji,” jelas Puji Raharjo.

Puji juga menambahkan bahwa sebagian dari kuota yang batal berangkat digantikan oleh jamaah calon haji (JCH) lain dari Provinsi Banten.

“Ya, memang ada kuota calhaj yang batal berangkat digantikan oleh JCH lainnya, kemudian lainnya akan dimasukkan ke pelaksanaan haji tahun berikutnya,” kata dia.

Hingga saat ini, total JCH yang sudah berangkat ke Tanah Suci dari Lampung mencapai 7.276 orang yang dibagi dalam 19 kelompok terbang (kloter).

“Untuk Lampung itu ada 19 kloter, terbagi 10 kloter di gelombang pertama dan 9 kloter di gelombang kedua. Waktu operasional kami mulai 11 Mei dengan keberangkatan pertama masuk asrama haji dan terakhir 8 Juni 2024,” papar Puji.

Puji Raharjo juga menyampaikan bahwa pelaksanaan haji 2024 di Lampung berjalan lancar hingga kloter terakhir. Ia berpesan kepada seluruh calon haji agar tidak terlalu banyak beraktivitas dan keluar hotel menjelang puncak haji di Armuzna.

“Karena cukup padat, semuanya diharapkan mengikuti instruksi pemerintah terkait dengan murur, tanazul, di Mina,” tutup Puji.

Pelaksanaan haji tahun ini di Lampung menunjukkan upaya yang maksimal dari pihak Kemenag untuk memastikan semua proses berjalan sesuai rencana, meski ada beberapa kendala yang harus dihadapi.

Dengan koordinasi yang baik, diharapkan pelaksanaan haji di tahun-tahun mendatang bisa lebih baik lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *