BERITA

Dibalik Layar: Kisah Mahasiswi ITB yang Terlibat Sebagai Joki dalam Seleksi CPNS Kejaksaan Lampung Tengah dan Palembang

211
×

Dibalik Layar: Kisah Mahasiswi ITB yang Terlibat Sebagai Joki dalam Seleksi CPNS Kejaksaan Lampung Tengah dan Palembang

Sebarkan artikel ini
Terungkap, Mahasiswi ITB ini Jadi Joki Dua Peserta Seleksi CPNS Kejaksaan Asal Lampung Tengah dan Palembang
Terungkap, Mahasiswi ITB ini Jadi Joki Dua Peserta Seleksi CPNS Kejaksaan Asal Lampung Tengah dan Palembang

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Sebuah skandal meruncing di dunia seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan 2023 terbongkar ketika seorang mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial RDS (20) ditangkap oleh Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung saat sedang menjadi joki dalam ujian CPNS.

Dalam pengembangan kasus ini, terungkap bahwa dua peserta dari Lampung Tengah dan Palembang diduga menggunakan jasa RDS.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadilah Astutik, mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa RDS menjadi joki untuk dua peserta CPNS yang berbeda, namun keduanya mengikuti ujian di Kejaksaan pada tahun 2023.

“RDS menjadi joki tes CPNS untuk dua orang peserta tetapi berbeda hari, semuanya untuk ujian atau tes CAT CPNS Kejaksaan tahun 2023,” ujar Kombes Umi Fadillah Astutik pada keterangannya, Senin (20/11/2023).

Identitas dua peserta yang menggunakan jasa RDS telah diungkap, yakni N dari Lampung Tengah dan D dari Palembang, Sumatera Selatan.

RDS bahkan menyamar sebagai peserta atas nama N pada tes CPNS yang berlangsung pada Jumat (10/11/2023).

Meskipun pada hari tersebut RDS gagal lolos saat verifikasi identitas, ia berhasil mengelak dan kabur dari tangkapan pihak berwajib.

“Hari itu sebenarnya RDS juga tidak lolos saat verifikasi identitas dengan data di dalam server. Tapi dia ini berhasil kabur,” ujar Kombes Umi Fadillah Astutik.

Baru setelah kembali ke lokasi yang sama untuk menjadi joki peserta D pada Senin (13/11/2023), RDS berhasil ditangkap.

Namun, pada pelaksanaan tes Senin tersebut, RDS kembali gagal lolos saat dicek identitasnya dengan data di dalam server, sehingga pihak berwajib langsung mengamankannya.

Saat ini, Tim Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditres Krimsus) Polda Lampung terus melakukan pendalaman untuk membongkar jaringan joki ini.

Polisi masih memburu terduga pelaku lain yang merupakan bagian dari jaringan RDS. Sebelumnya, Polda Lampung sudah memburu tiga orang terduga pelaku lain yang juga merupakan bagian dari tim RDS yang diamankan pada Senin (13/11/2023) di Gedung Graha Achava Join di Jalan Pramuka.

Skandal joki CPNS ini semakin memperlihatkan kompleksitas dan urgensi untuk memastikan integritas dalam seleksi penerimaan CPNS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *