BERITA

Damri Lampung Siap Menghadapi Arus Mudik Nataru dengan Menyiapkan 53 Bus Baru, Tarif Naik 5-10% Mulai Tanggal Tertentu

43
×

Damri Lampung Siap Menghadapi Arus Mudik Nataru dengan Menyiapkan 53 Bus Baru, Tarif Naik 5-10% Mulai Tanggal Tertentu

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru, Damri Lampung Siapkan 53 Bus, Tarif Naik 5-10% pada Tanggal ini
Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru, Damri Lampung Siapkan 53 Bus, Tarif Naik 5-10% pada Tanggal ini

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Perusahaan Umum (Perum) Damri Lampung-Bengkulu telah bersiap menghadapi lonjakan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2024.

Sebanyak 53 bus baru disiapkan untuk melayani berbagai jurusan dari Lampung menuju Pulau Jawa. Proyeksi Damri menyatakan peningkatan penumpang sebesar 20% dibandingkan dengan Nataru tahun sebelumnya.

Menurut General Manager (GM) Perum Damri Lampung-Bengkulu, Listawati, pada periode angkutan Nataru 2022, pihaknya berhasil mengangkut 25.500 penumpang dari tanggal 16 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023.

Untuk Nataru 2024, puncak angkutan diperkirakan terjadi pada 22 Desember 2023, dengan persiapan 2003 kursi. Saat ini, tiket untuk keberangkatan pada tanggal tersebut sudah terjual sebanyak 1.500 tiket.

Ke-53 armada bus yang disiapkan terdiri dari 14 bus kelas Royal Class, 20 bus kelas Bisnis, dan 19 bus kelas Eksekutif.

Rute yang dilayani melibatkan Stasiun KA Tanjungkarang, Metro, Unit 2, dan Gaya Baru, menuju Stasiun KA Gambir, Bogor, Sukabumi, Bandung, dan Bekasi. Sementara itu, tujuan Yogyakarta dilayani melalui rute Palembang-Yogyakarta di Pul Bus Damri Rajabasa.

Dalam hal tarif, Listawati menjelaskan bahwa Damri Lampung-Bengkulu mengikuti ketentuan manajemen Damri pusat, yang mencakup kenaikan tarif sebesar 5-10% pada tanggal tertentu.

Pada pemberangkatan 15-17 Desember 2023, tarif naik 5% dari harga normal.

Pada tanggal 22-25 Desember, terjadi kenaikan 10%, dan kenaikan 10% kembali pada 29 Desember 2023.

Selanjutnya, terjadi penurunan 5% pada tanggal 30-31 Desember 2023, dan kembali naik 10% pada 1 Januari 2024. Di luar tanggal-tanggal tersebut, tarif tetap normal dari kedua arah.

Sebagai gambaran, tarif normal Stasiun KA Tanjungkarang-Gambir adalah Rp255 ribu (Bisnis), Rp320 ribu (Eksekutif), dan Rp390 ribu (Royal Class). Saat terjadi kenaikan 10% pada angkutan Nataru, tarif menjadi Rp280 ribu (Bisnis), Rp352 ribu (Eksekutif), dan Rp429 ribu (Royal Class).

Dalam skala nasional, Damri secara resmi membuka penjualan tiket perjalanan untuk periode Nataru 2023/2024 dengan menyiapkan lebih dari 1.000 unit armada bus.

Corporate Secretary Damri, Chrystian R.M Pohan, mengungkapkan bahwa persiapan melibatkan penambahan 231 unit armada dibandingkan dengan Nataru 2022/2023, dengan total perjalanan tahun ini mencapai 84.098.

Pohan menekankan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk penjualan tiket sejak November 2023 melalui DAMRI Apps, loket resmi keberangkatan, dan agen perjalanan online seperti Traveloka dan RedBus.

Pemesanan melalui DAMRI Apps memudahkan pelanggan untuk refund dan reschedule.

Beberapa rute yang diperkirakan akan padat penumpang selama Nataru ini antara lain keberangkatan dari Jakarta menuju Bandar Lampung, Palembang, Surabaya, Malang, Banyuwangi, Purwokerto, Cilacap, dan Yogyakarta.

Rute padat penumpang juga diperkirakan di Pulau Kalimantan, khususnya Pontianak menuju Sintang, Nanga Pinoh, Putussibau, dan Angkutan Lintas Batas Negara Pontianak menuju Kuching, Malaysia.

Damri menjamin kesiapan sarana dan prasarana yang memadai untuk memberikan pelayanan prima kepada seluruh pelanggan.

Pohan juga mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, melakukan reservasi tiket melalui daring/online, dan memastikan keberangkatan tepat waktu.

Selain itu, Posko Nataru akan beroperasi mulai 19 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024, dengan beberapa cabang yang menjadi pantauan nasional, termasuk Jabodetabek, Yogyakarta, Pontianak, Purwokerto, Semarang, Surabaya, dan Lampung.