BERITA

Banjir Melanda Semaka Tanggamus: 149 Rumah Terendam dalam Derita Dua Hari Hujan Deras, Tanggul Jebol, Jembatan Putus

48
×

Banjir Melanda Semaka Tanggamus: 149 Rumah Terendam dalam Derita Dua Hari Hujan Deras, Tanggul Jebol, Jembatan Putus

Sebarkan artikel ini
Dua Hari Hujan Deras, 149 Rumah Terendam Banjir di Semaka Tanggamus, Tanggul Jebol Jembatan Putus
Dua Hari Hujan Deras, 149 Rumah Terendam Banjir di Semaka Tanggamus, Tanggul Jebol Jembatan Putus

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Sejumlah pekon di Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus mengalami dampak serius akibat banjir bandang yang melanda pasca hujan deras pada Kamis (30/11/2023) hingga Jumat (1/12/2023).

Kondisi tersebut diumumkan oleh Kapolsek Semaka, Iptu Lusiyanto, yang menyatakan bahwa jembatan Tugu Papak menjadi korban tergerus oleh derasnya arus air.

Jembatan tersebut ambrol pada Kamis sekitar pukul 04.30 WIB, membuatnya tidak dapat dilewati kendaraan.

Peristiwa ini diikuti oleh bencana alam banjir yang melanda Pekon Kacapura pada Jumat pukul 06.30 WIB.

Banjir ini dipicu oleh jebolnya tanggul penahan air sepanjang 4 meter di pekon tersebut.

Dampak dari kejadian ini sangat signifikan, dengan 149 rumah warga Pekon Kacapura yang tergenang air setinggi mata kaki orang dewasa.

Selain itu, empat titik tanggul juga berpotensi jebol jika debit air terus meningkat, memerlukan kewaspadaan masyarakat.

Iptu Lusiyanto, yang mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, menyebutkan bahwa jembatan yang tidak dapat dilewati di Pekon Tugu Papak telah diberikan jalur alternatif untuk memastikan kelancaran lalu lintas.

Sementara itu, banjir di Pekon Kacapura disebabkan oleh kiriman air dari Pekon Sedayu dan Pekon Sukaraja.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meskipun kerugian masih dalam proses pendataan.

Iptu Lusiyanto menegaskan bahwa aliran sungai dari Pekon Sedayu dan Sukaraja terhambat oleh banyak sampah, menyebabkan tanggul sungai Kacapura jebol dan air meluap ke pemukiman penduduk serta perkebunan warga.

Dalam upaya penanganan darurat, Iptu Lusiyanto menyebutkan bahwa dapur umum didirikan di Pekon Kacapura.

Posko ini memberikan bantuan berupa makanan kepada masyarakat yang sementara tidak dapat memasak.

“Bantuan makanan diberikan untuk konsumsi masyarakat hari ini,” ungkapnya.

Untuk mencegah banjir susulan, Kapolsek Semaka mengimbau masyarakat yang tinggal dekat aliran kali Pekon Kacapura agar selalu waspada.

Ia juga memperingatkan masyarakat yang berdekatan dengan pegunungan atau perbukitan agar tetap siaga dan waspada terhadap potensi banjir atau tanah longsor akibat hujan deras dalam jangka waktu lama.