BERITA

9 Naga Indonesia: Kisah Lengkap dari Kawasan Konservasi Hutan 48 Ribu Hektare di Lampung

275
×

9 Naga Indonesia: Kisah Lengkap dari Kawasan Konservasi Hutan 48 Ribu Hektare di Lampung

Sebarkan artikel ini
Ini Dia Profil 9 Naga Indonesia, Satu Punya Kawasan Konservasi Hutan 48 Ribu Hektare di Lampung
Ini Dia Profil 9 Naga Indonesia, Satu Punya Kawasan Konservasi Hutan 48 Ribu Hektare di Lampung

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Di tengah deretan konglomerat atau yang sering disebut sebagai old money di Indonesia, 9 Naga merupakan sorotan yang tak pernah pudar.

Identitas mereka yang berada di balik label “9 Naga” di Indonesia telah menjadi rahasia umum yang diperbincangkan oleh banyak orang.

Namun, apakah Anda termasuk yang belum mengenal mereka? Mari kita bahas lebih lanjut untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

Siapa Saja 9 Naga Indonesia?

Minggu (10/9/2023), istilah “9 Naga” merujuk pada sembilan pengusaha kaya dan sukses yang memiliki konglomerasi bisnis terbesar di Indonesia. Mereka juga memiliki pengaruh besar dalam berbagai sektor ekonomi, seperti perbankan, transportasi, media, properti, dan banyak lagi. Berikut adalah daftar mereka:

1. Robert Budi Hartono

  • Robert Budi Hartono adalah orang terkaya di Indonesia selama sepuluh tahun terakhir.
  • Ia adalah anak dari pendiri perusahaan rokok Djarum, Oei Wie Gwan.
  • Bersama kakaknya, Michael Bambang Hartono, ia berhasil membangun kembali Djarum Group setelah ayah mereka meninggal.
  • Selain bisnis rokok, Robert juga memiliki peran di sektor perbankan (BCA), elektronik (Polytron), media (Mola TV), properti (Grand Indonesia), dan banyak lagi.
  • Kekayaannya diperkirakan mencapai US$22,1 miliar atau sekitar Rp345 triliun.

2. Anthoni Salim

  • Anthoni Salim adalah pemilik Salim Group, perusahaan yang didirikan oleh ayahnya, Liem Sioe Liong.
  • Salim Group memiliki bisnis di berbagai sektor, termasuk makanan (Indofood), telekomunikasi (Indosat Ooredoo), otomotif (Indomobil), agribisnis (IndoAgri), dan banyak lainnya.
  • Anthoni Salim juga terkenal sebagai salah satu donatur terbesar dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.
  • Kekayaannya diperkirakan mencapai US$5,6 miliar atau sekitar Rp87 triliun.

3. Tomy Winata

  • Tomy Winata adalah pendiri dan pemilik Artha Graha Group, perusahaan yang bergerak di bidang keuangan, properti, pertanian, pertambangan, dan banyak lagi.
  • Ia juga memiliki koneksi yang kuat dengan militer dan politik.
  • Salah satu proyek properti terbesarnya adalah Sudirman Central Business District (SCBD), sebuah kawasan bisnis mewah di Jakarta.
  • Kekayaannya diperkirakan mencapai US$2,4 miliar atau sekitar Rp37 triliun.
  • Sejak 2002, Tomy Winata mendapat izin pemerintah untuk mengelola Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) di Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Dengan luas wilayah sekitar 48 ribu hektare, Tomy Winata berinvestasi sekitar US$2 juta per bulan untuk menjaga dan merehabilitasi kawasan ini demi keberlangsungan alam di Indonesia.

4. Rusdi Kirana

  • Rusdi Kirana adalah pendiri dan pemilik Lion Air Group, salah satu perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia.
  • Ia memulai bisnisnya dengan membuka agen tiket pesawat pada tahun 1999 dan kemudian mendirikan Lion Air pada tahun 2001.
  • Kini, Lion Air Group memiliki beberapa maskapai penerbangan.
  • Kekayaannya diperkirakan mencapai US$1 miliar atau sekitar Rp15 triliun.

5. Sofjan Wanandi

  • Sofjan Wanandi adalah pendiri dan pemilik Gemala Group, sebuah perusahaan yang bergerak di berbagai sektor ekonomi seperti otomotif, manufaktur, perdagangan, dan banyak lagi.
  • Ia juga dikenal sebagai tokoh pengusaha yang aktif dalam organisasi bisnis, seperti Kadin, Apindo, dan HIPMI.
  • Sofjan pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
  • Meskipun kekayaannya tidak dapat dipastikan dengan pasti, diperkirakan mencapai ratusan juta dolar AS.

6. Jacob Soetoyo

  • Jacob Soetoyo adalah pendiri dan pemilik Surya Citra Media (SCM), sebuah perusahaan media yang memiliki beberapa stasiun televisi terkemuka, seperti SCTV, Indosiar, O Channel, dan lainnya.
  • Ia juga memiliki bisnis di bidang properti, perhotelan, dan pertanian.
  • Ia merupakan anak dari Soetoyo Sosrodjojo, pendiri perusahaan teh Sosro.
  • Kekayaannya tidak diketahui secara pasti, tetapi diperkirakan mencapai ratusan juta dolar AS.

7. James Riady

  • James Riady adalah pemilik Lippo Group, sebuah perusahaan konglomerat yang bergerak di berbagai sektor, termasuk properti, perbankan, ritel, kesehatan, pendidikan, dan banyak lagi.
  • Ia adalah anak dari Mochtar Riady, pendiri Lippo Group.
  • Ia juga terlibat dalam skandal politik di Amerika Serikat pada tahun 1990-an.
  • Kekayaannya diperkirakan mencapai US$1,5 miliar atau sekitar Rp23 triliun.

8. Edward Soeryadjaya

  • Edward Soeryadjaya adalah anak pertama dari William Soeryadjaya, pendiri Astra International.
  • Ia mendirikan Saratoga Investama Sedaya, sebuah perusahaan investasi yang berfokus pada sektor infrastruktur, pertambangan, dan energi.
  • Edward juga memiliki saham di beberapa perusahaan besar, seperti Adaro Energy, Tower Bersama Group, Provident Agro, dan lainnya.
  • Kekayaannya diperkirakan mencapai US$1 miliar atau sekitar Rp15 triliun.

9. Dato Sri Tahir

  • Dato Sri Tahir adalah pendiri dan pemilik Mayapada Group, perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, media, properti, rumah sakit, ritel, dan berbagai sektor lainnya.
  • Dato juga dikenal sebagai seorang filantropis yang aktif berdonasi untuk pendidikan dan kesehatan.
  • Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada masa pemerintahan Joko Widodo.
  • Kekayaannya diperkirakan mencapai US$2 miliar atau sekitar Rp31 triliun.

Kesimpulan

Itulah daftar nama 9 Naga Indonesia beserta bisnis dan kekayaan mereka.

Mereka adalah contoh nyata dari pengusaha-pengusaha yang berhasil membangun imperium bisnisnya di Indonesia dan memiliki pengaruh yang signifikan di berbagai sektor ekonomi.

Keberhasilan mereka mencerminkan peran penting yang dimainkan oleh konglomerat dalam perekonomian Indonesia.

Di tengah deretan konglomerat atau yang sering disebut sebagai old money di Indonesia, 9 Naga merupakan sorotan yang tak pernah pudar.

Identitas mereka yang berada di balik label “9 Naga” di Indonesia telah menjadi rahasia umum yang diperbincangkan oleh banyak orang.

Namun, apakah Anda termasuk yang belum mengenal mereka? Mari kita bahas lebih lanjut untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *