TEKNO

Kembalinya Popularitas Smartphone dengan Baterai Dapat Dilepas: Temukan Alasannya di Sini

29
×

Kembalinya Popularitas Smartphone dengan Baterai Dapat Dilepas: Temukan Alasannya di Sini

Sebarkan artikel ini
Ini alasan mengapa smartphone dengan baterai yang dapat dilepas bakal kembali popular
Ini alasan mengapa smartphone dengan baterai yang dapat dilepas bakal kembali popular

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Generasi sebelumnya mungkin menyimpan kenangan tentang betapa mudahnya mereka melepas baterai ponsel hanya dengan membuka bagian belakang perangkat.

Kini, tampaknya desain seperti itu akan mengalami kebangkitan popularitasnya di masa mendatang.

Pertengahan waktu lalu, Uni Eropa memperkenalkan peraturan baru yang mengatur baterai pada ponsel pintar.

Perusahaan smartphone kini diwajibkan untuk membuat baterai smartphone mudah diakses.

Peraturan ini menyatakan bahwa pengguna harus dapat melepas baterai tanpa memerlukan keahlian khusus atau alat tertentu.

Dengan demikian, pembuat smartphone akan terpaksa meluncurkan ponsel dengan baterai yang dapat dilepas pada tahun 2027. Jika tidak, mereka tidak dapat menjual produk mereka di Eropa.

Pada masa sekarang, melepas baterai pada sebagian besar ponsel cerdas memerlukan alat dan proses yang tidak terstandardisasi.

Pengguna perlu menggunakan heat gun, alat pencungkil, obeng, dan prosesnya pun bervariasi dari satu ponsel cerdas ke ponsel cerdas lainnya.

Ini merupakan perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan beberapa tahun yang lalu, ketika satu-satunya alat yang diperlukan untuk membuka penutup baterai adalah kuku pengguna.

Meskipun ada beberapa pengecualian seperti Fairphone, yang dirancang untuk mudah diperbaiki, sebagian besar produsen besar telah beralih ke baterai yang tidak dapat dilepas.

Tren ini dimulai sejak peluncuran iPhone pertama pada tahun 2007, dan beberapa produsen besar kemudian mengikuti jejak tersebut. Samsung, misalnya, beralih ke baterai yang tidak dapat dilepas dengan Galaxy S6 pada tahun 2015.

Kini, terlihat bahwa tren tersebut akan berbalik arah. Eropa sebelumnya memaksa Apple untuk menggunakan koneksi USB-C, dan Apple pun terpaksa mematikan port Lightning di iPhone.

Apakah smartphone dengan baterai yang dapat dilepas akan kembali menjadi tren? Pertanyaan ini akan terjawab seiring berjalannya waktu. Kita tunggu saja!