OTOMOTIFTIPS

Jangan Lupakan! 7 Tips Perawatan Komponen Pengereman Sepeda Motor yang Penting!

202
×

Jangan Lupakan! 7 Tips Perawatan Komponen Pengereman Sepeda Motor yang Penting!

Sebarkan artikel ini
Jangan Lupakan! 7 Tips Perawatan Komponen Pengereman Sepeda Motor yang Penting!
Jangan Lupakan! 7 Tips Perawatan Komponen Pengereman Sepeda Motor yang Penting!

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pemilik sepeda motor tentu paham betapa pentingnya perawatan komponen pengereman pada kendaraan mereka.

Rem merupakan salah satu bagian terpenting dalam mengendalikan laju sepeda motor, terutama saat memperlambat putaran roda.

Agar sistem pengereman berfungsi dengan baik, dua komponen yang sangat krusial adalah kampas rem dan minyak rem.

Kampas rem berperan penting dalam proses pengereman. Ketika tuas rem ditarik, kampas rem menekan cakram atau dinding tromol bagian dalam sehingga terjadi gesekan yang memperlambat dan menghentikan putaran roda.

Sementara itu, minyak rem berfungsi untuk mendorong piston di kaliper rem agar kampas rem dapat menekan cakram sesuai tekanan yang diberikan pada tuas master rem.

Minyak rem juga berperan dalam mengurangi panas akibat gesekan logam pada komponen kampas dan cakram, sehingga menjaga kinerjanya dalam kondisi optimal.

Karena peran yang sangat vital dari kedua komponen ini, sepeda motor memerlukan perawatan rutin untuk memastikan kinerja pengereman tetap maksimal.

Tips Perawatan Komponen Pengereman Sepeda Motor Yang Kerap Terlupakan
Tips Perawatan Komponen Pengereman Sepeda Motor Yang Kerap Terlupakan

Berikut beberapa tips perawatan yang dapat diikuti:

  1. Cek dan Bersihkan Kampas Rem: Lakukan pengecekan kampas rem dan minyak rem secara rutin, terutama saat melakukan perawatan berkala. Jika kondisi kampas rem masih baik, bersihkan kampas dengan menggunakan brake cleaner atau air bersih. Pastikan kotoran seperti pasir, debu halus, atau kotoran lainnya di area alur kampas rem dibersihkan agar tekanan pada kampas rem tetap merata dan kinerja sepeda motor tetap optimal. Jika kampas rem mulai menipis dan mengeluarkan bunyi berdecit saat mengerem, segera lakukan penggantian.
  2. Perhatikan Jarak Kampas Rem dengan Cakram: Pastikan kampas rem memiliki jarak bebas dengan cakram untuk menghindari gesekan berulang antara kedua komponen tersebut, bahkan ketika tuas rem tidak digunakan. Gesekan yang terus menerus dapat menyebabkan ausnya kampas dan cakram, sehingga mengurangi efisiensi pengereman.
  3. Pengecekan dan Penggantian Minyak Rem: Selalu periksa volume minyak rem di dalam tabung reservoir. Pastikan tingkat minyak rem berada dalam batas normal, serta kondisinya jernih dan tidak kotor. Penggantian minyak rem perlu dilakukan sekitar setiap 24.000 km atau dua tahun sekali, tergantung pada gaya berkendara dan rutinitas perjalanan.
  4. Gunakan Komponen Berkualitas dan Asli: Selain melakukan perawatan secara tepat, pastikan menggunakan komponen pengereman yang berkualitas dan asli. Penggunaan komponen asli akan memastikan sistem pengereman berfungsi secara optimal dan lebih awet.

Sebagai pengguna sepeda motor, penting untuk memahami betapa pentingnya perawatan komponen pengereman demi keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Dengan merawat komponen pengereman dengan baik dan menggunakan komponen yang berkualitas, pengendara dapat lebih percaya diri dan mengurangi risiko kecelakaan akibat pengereman yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Ingatlah bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama, dan perawatan rutin adalah langkah awal untuk mencapainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *