BERITA

Universitas Teknokrat Indonesia Gelar PKM untuk Peningkatan Literasi Digital di Desa Negara Batin, Way Kanan

76
×

Universitas Teknokrat Indonesia Gelar PKM untuk Peningkatan Literasi Digital di Desa Negara Batin, Way Kanan

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan Literasi Digital, Universitas Teknokrat Indonesia Gelar PKM di Desa Negara Batin, Way Kanan
Tingkatkan Literasi Digital, Universitas Teknokrat Indonesia Gelar PKM di Desa Negara Batin, Way Kanan

Media90 – Universitas Teknokrat Indonesia baru saja menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Negara Batin, Way Kanan.

Acara yang bertema “Penerapan Smart Village dalam Meningkatkan Literasi Digital dan Scale Up Pemasaran Industri Rumahan” ini berlangsung selama tiga hari, dari 17 hingga 19 Oktober 2024, dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian pada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Pendidikan Tinggi.

ads
ads

PKM ini bertujuan untuk membantu warga Desa Negara Batin dalam meningkatkan keterampilan digital.

Melalui pelatihan, masyarakat diharapkan lebih melek digital, terutama dalam memperluas pemasaran produk industri rumahan dengan menggunakan pendekatan Smart Village.

Acara pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Kampung Negara Batin, Burniat, yang menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan PKM dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi warga, terutama bagi generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna.

Sesi Kegiatan PKM: Dari Pemasaran Digital hingga Literasi Teknologi

Kegiatan PKM ini dipecah menjadi tiga sesi utama. Pertama, Pelatihan Digital Marketing yang dibawakan oleh Ade Candra, M.M.

Baca Juga:  Gedung SMPN 6 Pesawaran di Tegineneng Hangus Terbakar Akibat Kebakaran Sampah, Uang Rp15 Juta Terbakar Bersama

Sesi ini memberikan pemahaman praktis kepada pelaku usaha industri rumahan mengenai cara memanfaatkan media digital untuk memperluas pasar.

Melalui pelatihan ini, peserta belajar strategi-strategi digital yang relevan untuk pemasaran di era teknologi.

Kedua, Workshop Literasi Digital dipandu oleh Dr. Afrianto, M.Hum. Workshop ini menekankan pentingnya pemahaman literasi digital dalam menghadapi kemajuan teknologi.

Melalui pemahaman yang lebih mendalam, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital dengan lebih bijak dan produktif dalam kehidupan sehari-hari.

Ketiga, Asistensi Mengajar yang dipimpin oleh Intan Hamzah, M.Pd., dan Khairani Putri Salsya, M.Pd. Sesi ini difokuskan untuk siswa, khususnya dalam peningkatan kemampuan Bahasa Inggris menggunakan teknologi.

Selain itu, siswa diperkenalkan dengan konsep Kecerdasan Buatan (AI) yang dapat mendukung pembelajaran bahasa.

Baca Juga:  Polda Terima Aduan Terkait Dugaan Ijazah Palsu pada Anggota DPRD Lampung Selatan Dapil 6 Tanjungbintang-Merbau Mataram

Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMAN 1 Negara Batin yang antusias mempelajari metode belajar inovatif dengan bantuan teknologi.

Kolaborasi Berkelanjutan untuk Kemajuan Desa

Ketua Pelaksana PKM, Dr. Afrianto, SS., M.Hum., menyatakan bahwa penerapan konsep Smart Village di Desa Negara Batin diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Way Kanan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengembangkan industri rumahan,” ujarnya.

Respons positif datang dari warga Desa Negara Batin yang antusias mengikuti setiap sesi. Bagi mereka, kegiatan ini sangat relevan dalam menghadapi tantangan digitalisasi, serta membantu mereka memahami potensi yang dapat dimaksimalkan melalui teknologi.

Baca Juga:  Kepala Polinela Ungkap Evaluasi Independen Program KIP di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Riset dan Teknologi

Kegiatan ini diharapkan menjadi pembuka kerjasama lebih lanjut dalam berbagai bidang. Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan bahwa rencana kerjasama akan ditindaklanjuti ke dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Partisipasi Mahasiswa: Pengalaman Praktis dan Konversi SKS

Program PKM ini juga melibatkan lima mahasiswa yang masing-masing mendapat peran sesuai dengan tiga kegiatan utama.

Melalui keterlibatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan belajar langsung dari masyarakat, memahami tantangan lapangan, serta pengalaman praktis dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

Selain itu, partisipasi mereka diakui dalam bentuk konversi SKS sebagai penghargaan atas kontribusi aktif mereka.

Dengan berakhirnya program ini, Universitas Teknokrat Indonesia berharap Desa Negara Batin dapat terus mengembangkan keterampilan literasi digital, sekaligus menjadi contoh penerapan Smart Village di Kabupaten Way Kanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *