BERITA

Unila dan USB YPKP Bandung Menandatangani Perjanjian Kerjasama untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Teknologi

25
×

Unila dan USB YPKP Bandung Menandatangani Perjanjian Kerjasama untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Teknologi

Sebarkan artikel ini
Unila dan USB YPKP Bandung Teken MoU Kerjasama Peningkatan SDM Hingga Iptek
Unila dan USB YPKP Bandung Teken MoU Kerjasama Peningkatan SDM Hingga Iptek

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pada Minggu (28/1/2024), Universitas Lampung (Unila) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka kerjasama dengan Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung.

Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), serta daya saing kedua institusi.

Kerjasama ini menjadi bagian dari komitmen Unila dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi.

Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng, menyatakan bahwa kolaborasi antar-perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencapai tujuan bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa terpelajar menuju Indonesia emas tahun 2034.

“Dengan kapabilitas yang dimiliki saat ini, Unila siap menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS). Tujuan kami sama, yakni mencapai Indonesia emas pada tahun 2034,” ujar Prof. Lusmeilia Afriani.

Inisiasi kerjasama ini berasal dari Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, yang ingin menggandeng Unila bersama dua perguruan tinggi swasta lainnya, yaitu Universitas Tulang Bawang (UTB) dan Universitas Mitra Indonesia (Umitra), dalam kegiatan tri darma perguruan tinggi.

Prof. Lusmeilia menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan bahwa Unila terbuka untuk berbagai bentuk kerjasama, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa, program visiting profesor, serta kolaborasi di berbagai kegiatan akademis.

Rektor perempuan pertama di Unila itu juga mengundang pihak USB YPKP untuk dapat mengunjungi delapan fakultas, unit, dan lembaga yang ada di Unila, sehingga kolaborasi dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh.

“Kerjasama dan kemitraan ini adalah bentuk kinerja perguruan tinggi yang dapat diukur dan dinilai oleh kementerian. Hal ini menjadi tujuan bersama semua pihak,” tambah Lusmeilia Afriani.

Di sisi lain, Ketua Pengurus YPKP, Dr. H. R. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak., CFrA, menjelaskan bahwa kerjasama ini merupakan langkah percepatan akselerasi dalam berbagai aspek.

Kolaborasi dapat dilakukan melalui publikasi ilmiah bersama, penelitian bersama, matching grant, dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Ini adalah langkah-langkah yang dapat diambil ke depan. Kami yakin bahwa kerjasama ini akan memberikan manfaat yang besar kepada semua pihak,” ungkap Ricky Agusiady.

Dr. Ricky meyakini bahwa dengan niat baik dan kerja sama yang kuat, tujuan bersama untuk kemajuan dan perkembangan dapat terwujud melalui kolaborasi ini.