BERITA

Tragedi Kecelakaan yang Mengenaskan: Ayah Korban Teguhkan Hati untuk Berdamai dengan Anggota DPRD Lampung yang Menabrak Anaknya

153
×

Tragedi Kecelakaan yang Mengenaskan: Ayah Korban Teguhkan Hati untuk Berdamai dengan Anggota DPRD Lampung yang Menabrak Anaknya

Sebarkan artikel ini
Anaknya Tewas Ditabrak Mobil Anggota DPRD Lampung, Ayah Korban Akui Ikhlas dan Pilih Berdamai
Anaknya Tewas Ditabrak Mobil Anggota DPRD Lampung, Ayah Korban Akui Ikhlas dan Pilih Berdamai

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Sebuah tragedi mengguncang warga Bandar Lampung ketika seorang balita berinisial MA (5) tewas ditabrak oleh mobil yang dikemudikan oleh anggota DPRD Lampung, Okta Rijaya, di Jalan Antara, Sukajawa, Tanjungkarang Barat.

Meski berada dalam kesedihan yang mendalam, orang tua korban dengan tulus menyatakan bahwa mereka telah ikhlas melepas kepergian sang anak semata wayangnya.

Dalam suasana haru, ayah korban yang bernama Muhammad Syarifuddin menyatakan kepada media bahwa dirinya telah merelakan kepergian anaknya dengan tulus.

“Demi Allah SWT, saya sudah ikhlas dan tidak ada tuntutan apapun. Saya sudah bertemu dan berdamai, sudah ya,” ujarnya dengan tegas setelah menyambangi Satlantas Polresta Bandar Lampung pada sore hari.

Ayah korban terlihat mengenakan kemeja putih lengan panjang, bercelana jeans, dan kopiah hitam saat tiba di Satlantas Polresta Bandar Lampung.

Meskipun ia telah menunjukkan sikap pemaafan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satlantas Polresta Bandar Lampung mengenai perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini.

Sebelumnya, Kepala Satlantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ikhwan Syukri, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menjalankan proses upaya penyidikan secara profesional.

Dalam konteks restorative justice atau perdamaian lewat keadilan restoratif, pihak kepolisian akan memastikan prosesnya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tak hanya itu, Okta Rijaya, anggota DPRD dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, juga telah meminta maaf kepada keluarga korban sekaligus berjanji akan bersikap kooperatif dengan prosedur kepolisian yang berlaku terkait peristiwa yang tragis pada Selasa malam, tanggal 1 Agustus 2023 lalu.

Keputusan orang tua korban untuk tidak melanjutkan proses hukum lebih lanjut dan memilih berdamai menunjukkan sikap luhur dalam menghadapi tragedi ini.

Semoga perdamaian yang dipilih dapat membantu menyembuhkan luka hati dan menebarkan pesan penting tentang keadilan, kesopanan, dan rasa kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat.

Tragedi ini juga menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan bertanggung jawab saat berkendara di jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *