Media90 – SMPN 2 Rawajitu Timur mengadakan latihan rutin Pramuka sebagai bagian dari program pembinaan karakter siswa di lapangan sekolah pada Sabtu (15/2/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Pramuka Penggalang dengan tujuan melatih kemandirian, disiplin, serta meningkatkan jiwa kepemimpinan dan kebersamaan di kalangan siswa.
Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) yang juga Kepala SMPN 2 Rawajitu Timur, Sukardi, menekankan pentingnya mengamalkan butir ketiga Dasa Dharma Pramuka, yaitu patriot yang sopan dan ksatria.
“Sebagai Pramuka, siswa harus menjadi patriot sejati yang mencintai tanah air, menjaga persatuan, dan berani membela kebenaran. Namun, dalam perjuangan itu, kesopanan dan sikap ksatria juga harus dijunjung tinggi. Hormati guru, orang tua, serta teman-teman kalian, dan selalu bersikap jujur serta bertanggung jawab dalam setiap tindakan,” ujar Sukardi.
Menurutnya, kegiatan latihan Pramuka akan terus dilaksanakan setiap Sabtu dengan berbagai materi menarik guna memastikan setiap siswa dapat mengamalkan nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam Dasa Dharma Pramuka.
Setelah apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai latihan keterampilan kepramukaan, seperti baris-berbaris, kepemimpinan, dan simulasi pengambilan keputusan yang mengajarkan nilai keberanian serta kejujuran.
Selain itu, para peserta juga mengikuti sesi diskusi tentang penerapan sikap patriotisme, kesopanan, dan ksatria dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Salah satu peserta, Karisa Maysi Ananda, siswa kelas 7, mengungkapkan bahwa latihan Pramuka sangat bermanfaat karena tidak hanya belajar teknik kepramukaan, tetapi juga diajarkan untuk menjadi pribadi yang berani, sopan, dan bertanggung jawab.
“Dengan adanya kegiatan ini, saya merasa lebih percaya diri untuk berbicara di depan umum dan lebih peka terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Karisa Maysi Ananda.
Latihan Pramuka di SMPN 2 Rawajitu Timur merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membangun karakter siswa yang kuat, berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, keberanian, dan etika.
Dengan kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi individu yang tangguh dan mandiri, tetapi juga berjiwa patriot, menjunjung tinggi kesopanan, serta memiliki sikap ksatria dalam menghadapi tantangan kehidupan.