BERITA

Pengkaji Teliti Dampak Penerapan Pupuk Organik Cair dan Pestisida Nabati oleh Dosen Budidaya Tanaman Pangan Polinela pada Pertumbuhan Tanaman Edamame: Temuan Menarik yang Patut Diketahui

69
×

Pengkaji Teliti Dampak Penerapan Pupuk Organik Cair dan Pestisida Nabati oleh Dosen Budidaya Tanaman Pangan Polinela pada Pertumbuhan Tanaman Edamame: Temuan Menarik yang Patut Diketahui

Sebarkan artikel ini
Dosen Budidaya Tanaman Pangan Polinela Teliti Penggunaan Pupuk Organik Cair dan Pestisida Nabati pada Tanaman Edamame, Ini Hasilnya
Dosen Budidaya Tanaman Pangan Polinela Teliti Penggunaan Pupuk Organik Cair dan Pestisida Nabati pada Tanaman Edamame, Ini Hasilnya

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pertumbuhan tanaman edamame (Glycine max), atau kedelai Jepang, telah menjadi perhatian utama bagi petani dan pecinta pertanian dalam beberapa tahun terakhir.

Kaya akan nutrisi dan memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa, edamame menjadi fokus penelitian untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panennya.

Sejalan dengan tren pertanian yang berkelanjutan, peneliti dan dosen dari Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengambil inisiatif dengan melakukan penelitian tentang penggunaan pupuk organik cair dan pestisida nabati sebagai alternatif yang semakin populer.

Dalam tim penelitiannya, Dosen Polinela dari Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, seperti Evi Yunita Sari S.Pd., M.Si., Juwita Suri Maharani S.P., M.Si., Septiana S.P., M.Si., dan Rianida Taisa S.P., M.Si., bersatu untuk mencari solusi yang ramah lingkungan dan efektif untuk meningkatkan pertumbuhan edamame.

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh pemberian pupuk organik cair dan penggunaan pestisida nabati terhadap pertumbuhan tanaman edamame.

Pupuk organik cair dipilih sebagai fokus penelitian karena dianggap metode pemupukan yang ramah lingkungan, mampu meningkatkan kesehatan tanah, dan mendukung pertumbuhan tanaman.

Melalui proses dekomposisi bahan organik, pupuk ini tidak hanya menyediakan nutrisi yang mudah diserap oleh tanaman tetapi juga meningkatkan struktur tanah dan aktivitas mikroba tanah, menciptakan lingkungan yang optimal untuk pertumbuhan tanaman.

Di sisi lain, pestisida nabati dipilih untuk mengatasi hama tanaman dengan cara yang aman bagi lingkungan dan manusia.

Terbuat dari bahan-bahan alami seperti ekstrak tumbuhan atau minyak esensial, pestisida ini efektif dalam mengendalikan serangga pengganggu tanaman tanpa meninggalkan residu berbahaya pada hasil panen.

Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental di lapangan selama periode 4 bulan. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi pemberian pupuk organik cair dengan konsentrasi 60ml/liter dan penggunaan pestisida nabati dengan konsentrasi 50ml/liter secara signifikan meningkatkan pertumbuhan tanaman edamame.

Tanaman yang diberi pupuk organik cair menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tinggi tanaman dan jumlah daun dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Pentingnya temuan ini tidak hanya terletak pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga pada dampak positif terhadap lingkungan.

Penggunaan pupuk organik cair dan pestisida nabati dapat mengurangi risiko residu kimia pada hasil panen, menciptakan keberlanjutan lingkungan, dan mendukung keanekaragaman hayati di sekitar lahan pertanian.

Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi dosis optimal dan metode aplikasi yang sesuai guna memaksimalkan manfaat dari pupuk organik cair dan pestisida nabati ini.

Harapannya, hasil penelitian ini dapat menjadi panduan berharga bagi para petani yang berusaha meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen tanaman edamame secara berkelanjutan.