BERITANASIONAL

Militer Israel Masuk Daftar Hitam PBB Akibat Pelanggaran Berat terhadap Anak

71
×

Militer Israel Masuk Daftar Hitam PBB Akibat Pelanggaran Berat terhadap Anak

Sebarkan artikel ini
Buntut Pelanggaran Berat terhadap Anak, PBB ‘Blacklist’ Militer Israel
Buntut Pelanggaran Berat terhadap Anak, PBB ‘Blacklist’ Militer Israel

Media90 – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memasukkan militer Israel ke dalam daftar hitam atau blacklist pelaku pelanggaran berat terhadap anak-anak dalam situasi konflik bersenjata.

“Pada 2023, kekerasan terhadap anak-anak dalam konflik bersenjata mencapai tingkat ekstrem. Peningkatan pelanggaran berat mengejutkan sebesar 21%,” tulis laporan yang belum dirilis berisi data tahun 2023, lansir Anadolu Agency, Rabu (12/6/2024).

Laporan tersebut mengungkapkan peningkatan insiden kematian dan cedera anak-anak sebesar 35%, dengan PBB memverifikasi 32.990 pelanggaran berat.

Sebanyak 30.705 di antaranya terjadi pada tahun 2023, sementara 2.285 lainnya terjadi lebih awal dan baru terverifikasi.

Selama tahun 2023, tercatat 5.301 anak terbunuh, 6.348 anak terluka, dan 8.655 anak direkrut ke dalam kelompok bersenjata.

Baca Juga:  Krisis Kemanusiaan di Gaza: WHO Memperingatkan Kebutuhan Mendesak akan Bantuan

Selain itu, 5.205 anak tidak mendapat akses terhadap bantuan kemanusiaan, 2.491 anak ditahan karena memiliki hubungan dengan kelompok bersenjata, dan 4.356 anak diculik.

Meningkat 155%

Mengingat perkembangan terkini di Gaza, pelanggaran berat terhadap anak-anak di Israel dan wilayah pendudukan Palestina telah meningkat 155%.

Dalam konteks ini, tercatat 8.009 kasus pelanggaran berat yang berdampak pada 4.360 anak, di mana 113 orang adalah warga Israel dan 4.247 anak Palestina.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa terdapat 7.837 pelanggaran terhadap 4.247 anak Palestina di Gaza, Tepi Barat yang Israel duduki, dan Jerusalem Timur.

Tercatat bahwa pelaku pelanggaran ini adalah tentara Israel dan pemukim ilegal Israel.

Baca Juga:  Partai Gerindra Lampung Gelar Aksi Bagi Berkah: Daging Kurban untuk Warga!

Selain itu, laporan menekankan bahwa tentara dan pasukan keamanan Israel bertanggung jawab atas 5.698 pelanggaran tersebut.

Israel juga telah menahan 906 anak-anak Palestina, dengan PBB memiliki informasi mengenai anak-anak yang menjadi sasaran perlakuan buruk dan pelecehan seksual.

Tentara Israel juga menghalangi akses anak-anak terhadap bantuan kemanusiaan di Gaza, Tepi Barat, dan Jerusalem Timur.

Selain tentara dan aparat keamanan Israel, sayap bersenjata Hamas Brigade Qassam dan sayap bersenjata kelompok Jihad Islam Palestina Brigade Al-Quds juga masuk daftar tersebut.

Sebanyak 23.000 pelanggaran berat masih menunggu konfirmasi karena situasi di Gaza pada kuartal terakhir tahun 2023.

“Saya terkejut dengan jumlah anak-anak yang terbunuh dan menjadi cacat yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh tentara Israel dan pasukan keamanan di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Jerusalem Timur,” tutur Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *